Langsung ke konten utama

Review III : Hasil Penelitian dan Pembahasan



Analisis Dampak Beban Operasional
Terhadap Tingkat Profit Margin
Pada Unit Usaha Susu Perah Koperasi Unit Desa (Kud) Sarwa Mukti
Cisarua Bandung
Oleh :
Sheny Amaliah
Universitas Komputer Indonesia



  HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Regresi linier Sederhana
Setelah dilakukan pengujian statistik yang diolah dengan menggunakan software SPSS for windows 15.0 maka diperoleh persamaan regresi linier sederhana sebagai berikut: Y = (-1,806)+ 0,104X ini menunjukan bahwa jika penambahan beban operasional unit susu maka profitmargin sebesar-1,806%

Korelasi Pearson
Pengujian statistik yang digunakan dengan metode Pearson dan diolah dengan menggunakan software SPSS for windows 15.0 maka diperoleh nilai perhitungan korelasi Pearson sebagai berikut:

Tabel 4.8
Korelasi Pearson
                                                                Correlations


profit margin
beban operasional
Pearson Correlation
profit margin
1,000
,528
beban operasional
,528
1,000
Sig. (1-tailed)
profit margin
.
,089
beban operasional
,089
.
N
profit margin
8
8
beban operasional
8
8



















Analisa ini digunakan untuk mengetahui lebih jelas kekuatan antara dampak beban operasional susu terhadap profitmargin, Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh nilai koefisien korelasi ( r ) sebesar 0,528artinya bahwa hubungan kedua variabel sedang.

Koefisien Determinasi
            Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 28,09%, artinya beban operasional susu dapat mempengaruhi profitmargin  sebesar 28,09%. Sedangkan sisanya 71,91% dipengaruhi oleh faktor lain selain beban operasional susu.
.


Pengujian Hipotesis
Nilai ttabelyang diperoleh adalah sebesar1,895, karena nilai thitunglebih kecil darittabel ( 1,523<1,895) maka H berada di daerah penerimaan sehingga keputusannya menolak Hartinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara beban operasional susu dengan profitmargin pada KUD Sarwa Mukti Cisarua Bandung.





Nama               : Mohammad Mirsad
NPM/KLS       : 28211818/2EB09
TAHUN           : 2012

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Perkembangan Akuntansi Di Asia

Nama           : Mohammad Mirsad NPM           : 28211818 Kelas          : 4EB09   ·          Perkembangan Akuntansi di ASIA 1.       Thailand 2.       Japan 3.       Cina 4.       Singapura 5.       Korea Selatan 6.       Indonesia ·          Sistem Akuntansi Thailand Ø   Satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tidak mengalami kolonisasi.   Sistem akuntansi yang berlaku menunjukkan nilai transparansi dan informasi yang dibutuhkan investor   seperti pada negara-negara Anglo-Amerika Ø   Prinsip Akuntansi yang berlaku umum di Thailand adalah Thai GAPP berdas...

manajemen produksi

1. Perkembangan Manajemen Produksi Manajemen produksi berkembang pesat karena adanya factor : • Adanya pembagian kerja (division of labour) dan spesialisasi Agar produksi efektif dan efisien, produsen hendaknya menggunakan metode ilmiah dan azas-azas manajemen. Pembagian kerja memungkinkan dicapainya tingkat dan kualitas produksi yang lebih baik bila disertai dengan pengolahan yang baik.dan akan mengurangi biaya produksi sehingga dapat tercapainya tingkat produksi yang lebih tinggi. • Revolusi Industri Revolusi Industri merupakan suatu peristiwa penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin. Revolusi itu merupakan perubahan dan pembaharuan radikal dan cepat dibidang perdagangan, industri, dan tekhnik di Eropa. Dampaknya pengusaha besar dapat meningkatkan perdagangannya,sedangkan pengusaha kecil dengan peralatan kerja yang masih kuno,menjadi terdesak. Perkembangan revolusi industri terlihat pada : 1. Bertambahnya penggunaan mesin 2. efisiensi produksi batu bara, besi, dan b...

PEMASARAN

1. Pengertian Pasar dan Pemasaran Pengertian Pasar pada umumnya adalah sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan suatu transaksi jual beli barang dan jasa yang bertujuan untuk dapat memenuhi kebutuhan. Syarat terjadinya transaksi adalah adanya barang yang diperjual belikan, ada pedagang, ada pembeli, ada kesepakatan harga barang, dan tidak ada paksaan dari pihak manapun. Pada umumnya pengertian Pemasaran adalah kegiatan pemasar(orang yang mempromosikan barang yag dijual) untuk menjalankan bisnis guna memenuhi kebutuhan Pasar dengan barang atau jasa, menetapkan harga, mendistribusikan barang, serta mempromosikannya melalui proses penukaran agar konsumen terpuaskan dan mencapai tujuan perusahaan. Syarat-syarat terjadinya pasar adanya tempat untuk berniaga. adanya barang dan jasa untuk di perdagangkan. terdapat penjual. terdapat pembeli. adanya hubungan transaksi jual beli. Tujuan terbentuknya pasar memudahkan konsumem mendapat barang dan jasa t...